Wakil Menteri Ditangkap dalam Kasus Korupsi Migas, Uang Rp177 M Disita
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Otoritas kehakiman Irak menyita aset senilai Rp177 miliar dari Alaa Mohsen Khalaf, mantan direktur kantor Adnan al-Jumaili, dalam kasus korupsi sektor perminyakan. Penyitaan meliputi US$10 juta dalam mata uang asing, 35 properti, dan enam kendaraan mewah. Khalaf diduga terlibat dalam penyalahgunaan dana publik melalui kontrak yang melanggar hukum. Adnan al-Jumaili, mantan wakil menteri perminyakan untuk urusan penyulingan, ditahan atas tuduhan serupa dan dicopot pada Juni 2026. Kasus ini sedang dalam penyelidikan lanjutan dengan kolaborasi erat dengan Dewan Kehakiman Tertinggi Irak. Penyitaan ini menjadi bagian dari kampanye anti-korupsi yang diluncurkan pemerintah Irak pada 28 Juni 2026, yang telah menahan puluhan pejabat, anggota parlemen, dan pengusaha terkait sektor perminyakan. Operasi ini dilakukan di Baghdad dan beberapa provinsi untuk menyelamatkan dana publik negara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 3 September 2026 pukul 09.30
KPK Dua Kali Periksa Anggota DPRD Bengkulu Vinna Ledy sebelum Sita Aset Rumah hingga Mobil Mewah
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 17.52
Begini Langkah KPK Sebelum Sita Rumah Anggota DPRD Bengkulu
Detik.com · 2 September 2026 pukul 07.56
Dugaan Pemberian Pengusaha di Balik Aset Mewah Vinna Ledy Disita KPK
Berita terkait
Skandal Korupsi Wakil Menteri: 60 Kg Emas, 7 Kendaraan Mewah, dan Uang Rp356 Miliar Disita
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 07.19
Negara Kaya Minyak 'Ngamuk' Digerogoti Koruptor, Sita Aset Rp 17,7 T
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 07.40
Respons PKB soal KPK Sita Rumah Kadernya Terkait Kasus Bupati Rejang Lebong
kumparan · 1 September 2026 pukul 17.07
Sahroni Girang Kejagung Sita Aset Koruptor Rp338 Miliar: Manfaatkan Sebesar-besarnya untuk Rakyat!
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 15.39