Jakarta · Rabu, 2 September 2026Cari
WargaKonoha

Negara Kaya Minyak 'Ngamuk' Digerogoti Koruptor, Sita Aset Rp 17,7 T

Pemerintah Irak berhasil memulihkan lebih dari US$1 miliar (Rp17,7 triliun) dana publik, aset keuangan, dan properti melalui kampanye pemberantasan korupsi bernama "Sawlat al-Fajr". Nilai aset yang dipulihkan mencapai 1.359 triliun dinar Irak. Kampanye ini, yang diluncurkan pada 28 Juni 2026 dan berkoordinasi dengan Dewan Kehakiman Tertinggi Irak, berhasil menerima lebih dari 26.000 laporan pengaduan terkait dugaan korupsi. Operasi ini menyasar lusinan pejabat, mantan pejabat, anggota parlemen, dan pengusaha, terutama di sektor minyak yang menjadi sumber pendapatan utama negara. Beberapa penyelidikan didasarkan pada kesaksian mantan Wakil Menteri Perminyakan untuk Urussan Penyulingan, Adnan al-Jumaili, yang ditahan atas tuduhan pemborosan dana publik dan manipulasi kontrak.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait