Jakarta · Senin, 31 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Warga Islandia Kembali Tolak Gabung ke Uni Eropa

Warga Islandia menolak gabung ke Uni Eropa lewat referendum pada 30 Agustus 2025. Hasil resmi: 52,8% memilih Tidak, 47,2% memilih Ya, dengan turnout 82% dari 270.000 pemilih. Ibu kota Reykjavik mendukung pembukaan kembali perundingan, sementara wilayah pedesaan lebih memilih penolakan. Perdana Menteri Kristrun Frostadottir menyatakan hasil ini wujud demokrasi, bukan kekalahan. Islandia tetap memperkuat hubungan dengan Kawasan Ekonomi Eropa. Presiden Dewan Eropa Antnio Costa menghormati keputusan warga Islandia. Pemungutan suara dilakukan di tengah ancaman Presiden AS Donald Trump terhadap Greenland. Dukungan keanggotaan Uni Eropa dianggap perlu mencapai 70-30 untuk berhasil. Islandia telah mengajukan permohonan gabung pada 2009 setelah krisis keuangan, perundingan dihentikan 2013. Sektor perikanan, yang menyumbang 90% pendapatan ekspor, khawatir keanggotaan Uni Eropa mengurangi kedaulatan hak penangkapan ikan.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait