Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Warga Serahkan 16 Senpi Ilegal ke Polda Malut, Gubernur Sherly Apresiasi

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda bersama Kapolda Malut Irjen Arif Budiman mengapresiasi kesadaran lima warga yang secara sukarela menyerahkan 16 pucuk senjata api ilegal, 4 magasin, serta 138 butir amunisi kepada kepolisian. Penyerahan barang bukti tersebut diumumkan secara resmi dalam konferensi pers di Kantor Gubernur Malut, Ternate, usai peringatan HUT ke-81 RI pada Senin (17/8/2026).

Barang bukti yang diserahkan terdiri atas 11 pucuk senjata api laras panjang dan 5 pucuk laras pendek. Sebagian besar senjata tersebut merupakan sisa peninggalan konflik sosial tahun 1999–2000. Selain itu, ditemukan pula empat pucuk senjata api organik asal Filipina yang semula direncanakan untuk diperjualbelikan kepada kelompok kriminal bersenjata di Papua pada tahun 2024.

Kapolda Malut menegaskan tindakan warga ini merupakan wujud keberanian dan kepatuhan hukum demi menjaga stabilitas daerah serta mencegah potensi konflik. Pihak kepolisian mengimbau warga lain yang masih menyimpan senjata api ilegal peninggalan masa lalu untuk tidak ragu melapor dan menyerahkannya kepada aparat demi keselamatan masyarakat.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait