Pertamina Sulap Minyak Bekas MBG Jadi Avtur
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Pertamina Patra Niaga mengolah minyak jelantah (UCO) menjadi Sustainable Aviation Fuel (SAF) atau bioavtur ramah lingkungan. Pasokan bahan baku diperoleh melalui skema B2B dari dapur program Makan Bergizi Gratis (SPPG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), serta sektor hotel, restoran, dan kafe (horeka), serta skema B2C dari masyarakat umum.
Pengembangan bioavtur ini dimulai sejak 2020 menggunakan RBDPKO dan telah melalui berbagai uji coba, termasuk penerbangan pesawat CN-235 (2021) dan Boeing 737-800NG Garuda Indonesia (2023). Setelah meraih sertifikasi ISCC CORSIA dan TDHT di Kilang Cilacap pada 2024, Pertamina akan meluncurkan ekosistem SAF pada 2025 dengan produksi perdana di Kilang RU IV Cilacap pada Juli-Agustus 2025.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 11 September 2026 pukul 06.04
Pertamina Bakal Manfaatkan Minyak Jelantah dari MBG Diolah Jadi Avtur
Detik.com · 10 September 2026 pukul 20.03
Minyak Jelantah dari MBG Bakal 'Disulap' Jadi Avtur Ramah Lingkungan
Detik.com · 10 September 2026 pukul 19.07
Kilang Olah Minyak Jelantah Jadi Bioavtur Mau Dibangun, Butuh Rp 19 Triliun
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 07.25
348 Ribu Barel Sehari Minyak Jelantah Diolah Jadi Bahan Bakar Pesawat SAF di Cilacap
Berita terkait
Lewat SAF, Pertamina Kenalkan Transisi Energi Kepada Anak Muda
CNBC Indonesia · 5 September 2026 pukul 20.38
Pertamina Kenalkan SAF dari Minyak Jelantah ke Anak Muda di IdeaFest
kumparan · 5 September 2026 pukul 16.44
Pertamina Olah Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat, Dibeli Cathay Pacific
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 17.53
Pertamina Patra Niaga Ajak Media Melihat Langsung Pengembangan Sustainable Aviation Fuel
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 05.00