Airlangga Sebut Data Desil Bisa Petakan Kebutuhan BBM Tiap Segmen Masyarakat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa pemerintah tengah mengkaji penggunaan data desil untuk menghitung kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) berdasarkan kelompok masyarakat. Data desil, yang dikelompokkan dari 1 hingga 10, dapat menjadi dasar untuk menentukan kebutuhan BBM tiap segmen. Namun, pemerintah masih menunggu hasil pemutakhiran data dari Badan Pusat Statistik (BPS) terkait sensus ekonomi yang sedang berlangsung.
Airlangga menjelaskan bahwa klasifikasi desil tidak akan pernah melebihi angka 10 karena sistem ini merepresentasikan persentase pembagian masyarakat. Saat ini, penetapan desil menggunakan data dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai dasar utama kebijakan ekonomi. Pemerintah berupaya menyatukan penggunaan data tersebut agar kebijakan lebih tepat sasaran.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan bahwa pembatasan BBM jenis Pertalite untuk desil 10 direncanakan diterapkan dalam beberapa bulan ke depan. Langkah ini bertujuan agraga kebijakan subsidi BBM lebih efisien dan tepat sasaran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 14.21
Desil DTSEN Berpeluang Dikaji Ulang, Airlangga Tunggu Hasil Sensus Ekonomi BPS
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 17.05
Airlangga Sebut Pembatasan Pertalite Juga Akan Mengacu Jenis Kendaraan
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 15.38
Airlangga Sebut Tak Ada Penambahan Desil, Perubahan Tunggu Sensus Ekonomi 2026
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 13.32
Beasiswa Mahasiswa Surabaya Terhambat Karena Desil Tak Sesuai
Berita terkait
Desil Dinilai Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Ini Respons Airlangga
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 12.32
Airlangga Ungkap Pembatasan BBM Subsidi Sasar Jenis Kendaraan
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 20.20
Pemerintah DIY Soroti Penentuan Desil, Minta Penyelarasan Data Pusat dan Daerah
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 07.04
Memahami Arti Desil 1 hingga 10
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 07.00