Alasan Rupiah Bertanda Tangan Purbaya Diburu Kolektor
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Uang kertas Rupiah Emisi 2022 pecahan Rp100 ribu tahun cetak 2026 dengan tanda tangan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Gubernur BI Perry Warjiyo kini menjadi incaran kolektor. Fenomena ini dipicu oleh popularitas Purbaya serta spekulasi bahwa jumlah cetakan uang tersebut terbatas, sehingga dianggap langka dan berpotensi memiliki nilai jual tinggi hingga jutaan rupiah.
Penggiat numismatik Nurdi Halim memilih sikap wait and see untuk melihat apakah uang tersebut akan ditarik dari peredaran, karena nilai koleksinya akan melonjak drastis jika tidak lagi beredar luas. Sementara itu, Bank Indonesia menegaskan bahwa uang cetakan 2026 tersebut tetap sah digunakan sebagai alat pembayaran resmi di wilayah NKRI meskipun pejabat yang menandatanganinya sudah tidak menjabat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 23 September 2026 pukul 16.23
Rupiah Bertanda Tangan Purbaya Diburu Warga, BI Tegaskan Nilai & Fungsinya Sama
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 16.30
Uang Rupiah Bertanda Tangan Purbaya-Perry Diburu Kolektor, BI Angkat Bicara
SINDOnews · 23 September 2026 pukul 22.03
Uang Kertas Bertanda Tangan Purbaya dan Perry Warjiyo Diburu Kolektor, BI: Fenomena Numismatik
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 17.20
Lawan Aset Amerika, BI Ungkap Strategi Gaet Modal Asing
Berita terkait
BI Tegaskan Rupiah Bertanda Tangan Purbaya-Perry Alat Bayar Sah
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 07.26
Alasan Rupiah Bertandatangan Purbaya Diburu Kolektor
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 06.35
BI Buka Suara soal Rupiah Bertanda Tangan Purbaya Jadi Buruan Kolektor
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 12.11
BI Perbesar Insentif Hedging hingga 30 Persen untuk Stabilkan Rupiah
kumparan · 23 September 2026 pukul 17.02