Jakarta · Selasa, 6 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Anak Buah Airlangga Ungkap Tiap Harga Minyak Naik US$1, APBN Tekor Rp6 Triliun

Kenaikan harga minyak dunia sebesar US$1 per barel meningkatkan beban fiskal APBN Indonesia sekitar Rp6 triliun. Tekanan ini terjadi karena Indonesia merupakan net importir BBM dengan konsumsi mencapai 1,6 juta barel per hari, sementara produksi domestik hanya berkisar 580 ribu hingga 600 ribu barel per hari. Meskipun pemerintah mendapat tambahan PNBP migas sekitar Rp4 triliun per US$1, jumlah tersebut tidak cukup menutup tambahan belanja impor yang mencapai Rp10,3 triliun.

Kondisi ini diperburuk oleh gejolak geopolitik di Timur Tengah yang berisiko memicu disrupsi logistik dan kenaikan biaya subsidi energi. Pemerintah menghadapi tantangan besar dalam menjaga defisit APBN maksimal 3% dari PDB, yang memaksa adanya efisiensi belanja. Hal ini berdampak pada strategi pertumbuhan ekonomi nasional karena belanja pemerintah merupakan komponen signifikan dalam struktur PDB Indonesia.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait