Bahlil Tunggu Perintah Prabowo Bahas RUU Migas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9316150/original/029549400_1785915556-1000398547.jpg)
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menunggu perintah Presiden Prabowo Subianto sebelum mengkaji Rancangan Undang-Undang tentang Minyak dan Gas Bumi (RUU Migas). RUU ini merupakan inisiatif DPR yang menindaklanjuti mandat Mahkamah Konstitusi (MK) dan saat ini sudah berada di tahapan pemerintah. Fokus utama revisi RUU Migas adalah meningkatkan produktivitas migas nasional agar dapat mempermudah peningkatan produksi nasional. Bahlil menyatakan bahwa RUU ini diharapkan melengkapi aturan yang ada dan memperbaiki kelemahan dalam pelaksanaan pemanfaatan migas nasional. "Yang penting adalah undang-undang ini adalah bagian dari proses untuk bagaimana memudahkan kita dalam rangka meningkatkan lifting," ujurnya. RUU Migas juga diharapkan dapat memastikan perbaikan terhadap berbagai hal yang sebelumnya masih kurang baik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 16.50
Panas RUU Migas, Bahlil Tunggu Surat Presiden
Detik.com · 11 September 2026 pukul 15.23
Pemerintah Bakal Bentuk Tim Kaji RUU Migas
Berita terkait
Bakal Gantikan SKK Migas, Ini Peran 'Kuat' BUK dalam RUU Migas
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 08.45
Kembali Bawa Bahlil, Prabowo Berangkat ke Rusia Penuhi Undangan Putin
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 02.30
Ramai RUU Migas: Peran SKK Migas Bakal Diganti BUK, ESDM Buka Suara
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 11.35
Panas RUU Migas: Peran SKK Migas Diganti BUK Sudah Keputusan MK
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 10.20