Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Bank Sentral Jepang Tahan Suku Bunga Acuan 1%

Bank Sentral Jepang (BOJ) mempertahankan suku bunga acuan di 1% berdasarkan pemungutan suara 8 banding 1. Inflasi inti Jepang pada Juli 2026 tercatat 1,6%, tetapi BOJ memperkirakan inflasi akan naik di atas target 2% mulai paruh kedua tahun fiskal 2026. Hal ini didorong oleh kenaikan upah yang berlanjut, lonjakan harga minyak mentah, dan pelemahan nilai tukar yen.

Keputusan tersebut diambil di tengah intervensi pemerintah Jepang di pasar valuta asing, yang menyebabkan yen menguat dari 163 per dolar AS ke 157,96 per dolar AS. Intervensi ini menunjukkan kekhawatiran terhadap pelemahan yen yang berlebihan, dengan batas toleransi diperkirakan pada kisaran 162-165 yen per dolar AS.

BOJ menegaskan akan melanjutkan kenaikan suku bunga untuk mencegah risiko inflasi melampaui target. Spekulasi mengenai percepatan laju kenaikan suku bunga semakin kuat, dengan analis memprediksi kemungkinan kenaikan pada September atau Oktober 2026, lebih cepat dari pola enam bulan sekali. Gubernur BOJ Kazuo Ueda diharapkan memberikan sinyal kebijakan moneter selanjutnya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait