Jakarta · Jumat, 18 September 2026Cari
WargaKonoha

BEI Tak Buka Short Selling untuk Semua Saham, Likuiditas Jadi Syarat Utama

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali short selling pada Oktober 2026, namun tidak untuk semua saham. Hanya sekadar 3-5 saham yang dipilih berdasarkan kriteria likuiditas, termasuk beberapa dari kelompok saham LQ45. Direktur Pengembangan BEI, Iding Pardi menyatakan pemilihan saham harus cukup liquid agar tidak merusak pasar. Short selling ditutup karena masih dalam tahap awal dan perlu memantau respons pasar. Likuiditas menjadi pertimbangan utama, sementara saham tidak liquid berisiko merusak harga. BEI juga membatasi pihak yang dapat melakukan transaksi short selling, baik anggota bursa maupun investor, untuk menjaga penggunaan yang terukur. Short selling diharapkan mendukung price discovery dan memberikan keuntungan serta hedging bagi investor.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait