BI Dinilai Tak Acuh Soal Pertumbuhan Ekonomi, Destry Buka Suara!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur sementara Bank Indonesia, Destry Damayanti, membantah anggapan bahwa BI hanya fokus pada stabilitas nilai tukar rupiah dan inflasi, tanpa memperhatikan pertumbuhan ekonomi. Ia menegaskan BI tetap concern dengan pertumbuhan melalui instrumen seperti kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran. Salah satu langkahnya adalah memberikan insentif likuiditas kepada perbankan untuk meningkatkan penyaluran kredit ke sektor prioritas, termasuk UMKM, dengan pengurangan Giro Wajib Minimum (GWM). Dalam Rapat Dewan Gubernur Juli 2026, BI menetapkan kebijakan untuk menjaga stabilitas sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi.
Di sisi moneter, BI mengoptimalkan intervensi valuta asing melalui transaksi spot, NDF, dan DNDF untuk stabilisasi rupiah, serta menjaga inflasi dalam sasaran 2,5±1% pada 2026-2027. BI juga memperluas insentif untuk aliran modal asing, termasuk kenaikan premi Swap Beli Lindung Nilai menjadi 12,5% dan insentif untuk Local Currency Transaction dengan negara mitra. Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) ditingkatkan menjadi maksimal 6% dari Dana Pihak Ketiga, berlaku efektif September 2026, untuk mengatasi segmentasi likuiditas dan mendorong penyaluran kredit.
Untuk pembiayaan inklusif, BI memperluas Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) yang mencakup pemasok, distributor, dan mitra usaha, serta memperkuat skema penyaluran kredit UMKM antarbank, efektif Oktober 2026. Di sisi pembayaran, BI mempercepat digitalisasi melalui perluasan QRIS Antarnegara dan inovasi digital melalui PIDI Digdaya dan hackathon. Melalui bauran kebijakan ini, BI berkomitmen menjaga keseimbangan antara stabilitas makroekonomi dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 31 Juli 2026 pukul 16.14
BI Minta Bank Lebih Rajin Gelontorkan Kredit
Liputan6.com · 31 Juli 2026 pukul 15.25
Pjs Gubernur BI Ungkap Strategi Jaga Rupiah, Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi
Liputan6.com · 31 Juli 2026 pukul 14.15
Bank Indonesia Komitmen Jaga Kestabilan Rupiah hingga Inflasi
Detik.com · 1 Agustus 2026 pukul 08.05
QRIS Makin Mendunia, Ini 5 Fakta Menarik yang Perlu Diketahui
Berita terkait
Aida S Budiman Bawa 8 Program Buat Jadi Deputi Gubernur Senior BI
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 20.35
Destry Blak-blakan Alasan BI Tahan Bunga 5,75%
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 21.40
Bank Indonesia-Kemenkeu Perkuat Sinergi Fiskal dan Moneter, Ini 5 Fokusnya
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 20.33
Alasan Bank Indonesia Menahan BI-Rate di Level 5,75%
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 20.14