Nilai Tukar Rupiah Tertekan, BI Siapkan Jurus Intervensi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3337095/original/079976700_1609328703-20201230-Rupiah-Ditutup-Menguat-4.jpg)
Nilai tukar rupiah tertekan pada 17.864 per dolar AS pada 24 September 2026, melemah 46 poin (0,26 persen) dari penutupan sebelumnya 17.818. Tekanan berasal dari ekspektasi pengetatan kebijakan moneter AS, inflasi global, harga minyak Brent di atas US$100 per barel, serta ketidakpastian Timur Tengah. Bank Indonesia secara konsisten melakukan intervensi melalui NDF offshore, spot, DNDF domestik, dan pembelian SBN untuk menjaga stabilitas rupiah. Meskipun tekanan, rupiah masih menguat 0,46 persen quarter-to-date.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 12.30
Rupiah Tertekan Sentimen Global dan Impor Valas, Begini Strategi BI
JawaPos · 23 September 2026 pukul 16.32
Rupiah Dibayangi Gejolak Global, Bank Indonesia Rilis Jurus Baru Jaga Nilai Tukar
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 15.41
Rupiah Menguat ke Rp17.817 per Dolar AS Ditopang Keputusan BI Tahan Suku Bunga
Detik.com · 23 September 2026 pukul 15.35
BI Buka-bukaan Cara Perkuat Rupiah Lawan Dolar AS
Berita terkait
Cadangan Devisa Indonesia Naik ke US$ 146,5 Miliar
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 13.50
BI Ungkap 3 Biang Kerok Nilai Tukar Rupiah Melemah
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 13.10
Ekonom Ingatkan Stabilitas Kurs Rupiah Memiliki Banyak Faktor
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 10.12
Ekonom: Stabilisasi rupiah tidak harus selalu andalkan kenaikan bunga
ANTARA News · 22 September 2026 pukul 09.48