BI nilai minat investor asing positif terhadap insentif biaya hedging
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia (BI) menilai minat investor asing terhadap kebijakan peningkatan insentif biaya hedging melalui swap dan DNDF cukup positif. Kebijakan ini mendukung aliran masuk modal asing ke pasar keuangan Indonesia. Insentif untuk swap ditingkatkan: premi 12,5% menjadi 15% (3 bulan), 20% (6 bulan), 25% (12 bulan). Untuk DNDF, peningkatan dari 15% menjadi 25% (6 bulan) dan 30% (12 bulan). Swap mendominasi 80% transaksi, DNDF 20%. Aliran dana asing ke SBN tahun 2026 mencapai Rp20,51 triliun. Yield SBN 10 tahun 7,09% dengan spread 186 bps di September 2026. Yield SRBI turun dari 7,74% ke 6,76% pada 25 September 2026, volume SRBI menurun dari Rp1,097 triliun ke Rp1,028 triliun. BI menilai biaya insentif masih manageable sebagai opportunity income.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 17.55
RI Kebanjiran Modal Asing, BI Catat Inflow Rp131 Triliun
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 17.30
Strategi BI Jaga Daya Tarik Aset Rupiah di Tengah Ancaman Kenaikan Bunga The Fed
kumparan · 30 September 2026 pukul 15.37
BI Catat Modal Asing Masuk Rp 1,47 Triliun pada Kuartal III 2026
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 13.25
Mengenal Vastra, Cara BI Mudahkan Investor Asing Tukar Valas
Berita terkait
Tak Ikut AS, BI Ungkap Alasan Tahan Suku Bunga Acuan
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 15.30
Ekonom: Modal asing masuk RI perlu diimbangi penguatan insentif likuiditas BI
ANTARA News · 25 September 2026 pukul 12.53
Ekonom nilai BI tak perlu naikkan bunga untuk stabilkan rupiah
ANTARA News · 24 September 2026 pukul 14.03
BI Catat Modal Asing Masuk US$400 Juta di Tengah Gejolak Global
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 13.02