BNI Kokohkan Fundamental Bisnis untuk Dukung Transformasi BUMN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Bank Negara Indonesia (BNI) memperkuat tata kelola perusahaan baik (GCG) melalui manajemen risiko, pengendalian internal, dan struktur permodalan untuk mendukung transformasi BUMN dan pertumbuhan bisnis berkelanjutan. BNI menerbitkan instrumen Additional Tier 1 (AT1) senilai US$700 juta di pasar internasional sebagai bagian dari penguatan fundamental. Corporate Secretary Okki Rushartomo menekankan GCG sebagai fondasi kepercayaan masyarakat dan investor. BNI juga melanjutkan transformasi organisasi dengan penyempurnaan proses bisnis, pemanfaatan teknologi digital, dan peningkatan sumber daya manusia untuk efisiensi dan daya saing. Langkah ini sejalan dengan arah transformasi BUMN bersama Danantara Indonesia, yang mengelola investasi pemerintah dan aset BUMN untuk program strategis nasional. Dengan memasuki usia 80 tahun pada 2026, BNI berkomitmen menciptakan nilai jangka panjang dan mendukung pembangunan nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 20.46
BNI Perkuat Fundamental Bisnis, Dukung Transformasi BUMN
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 15.29
Langkah BNI Ungkap Dugaan Penyimpangan KUR di Jember Wujud Komitmen Tata Kelola
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 13.17
RI Punya Cadangan Logam Tanah Jarang 350 Ribu Ton, Tata Kelola Ekspor Disiapkan
Berita terkait
BUMN Tak Boleh Borong Proyek, Swasta Wajib Diajak
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 12.08
BPK Mulai Periksa Laporan Keuangan Danantara
CNN Indonesia · 20 September 2026 pukul 19.10
PT Kliring Berjangka Indonesia Resmi Berstatus BUMN Persero
SINDOnews · 19 September 2026 pukul 10.34
PT KBI Bertransformasi Menjadi Persero, Perkuat Peran Strategis di Perdagangan Komoditas
Warta Ekonomi · 19 September 2026 pukul 09.40