BPS Ungkap Sejumlah Risiko Inflasi Kota Depok pada 2027, dari Pangan hingga Proyek Infrastruktur
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Depok memetakan risiko inflasi pada 2027, mengidentifikasi beberapa faktor yang dapat menyebabkan kenaikan harga. Menurut Kepala BPS Depok Agus Marzuki, tekanan inflasi perlu diantisipasi sejak dini, terutama dari hasil inflasi bulanan (mtm) Agustus 2026 sebesar 0,07 persen yang menjadi indikator awal. Faktor-faktor yang dapat menjadi sumber tekanan harga pada tahun 2027 meliputi kondisi cuaca, gangguan produksi dan distribusi pangan, harga energi, nilai tukar rupiah, pembangunan infrastruktur, biaya pendidikan, harga emas, aktivitas konstruksi, serta kenaikan upah. Dari sisi pangan, kondisi cuaca seperti kekeringan, hujan ekstrem, gagal panen, atau gangguan distribusi dapat mengurangi ketersediaan komoditas dan menaikkan harga konsumen akhir. Inflasi yang sudah tinggi pada awal 2027 diproyeksikan dapat terus menahan tekanan harga di masa mendatang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 21 September 2026 pukul 10.07
Harga Ayam Rp 40.000 per Kg di Pasar, Peternak: Ada Mata Rantai yang Harus Dibuka
Detik.com · 19 September 2026 pukul 21.35
Ayam di Pasar Rp 40.000/Kg, Harga di Kandang Cuma Segini
Warta Ekonomi · 19 September 2026 pukul 14.12
Prabowo Pede Kekayaan RI Bakal Makin Gemuk dalam 3–4 Tahun: 'Saya Sudah Pelajari Angkanya'
Berita terkait
Kendalikan Inflasi, Mendagri Minta Pemda Waspadai Kenaikan Harga Ayam dan Beras
kumparan · 14 September 2026 pukul 16.43
Inflasi RI 3,19%, Mendagri Minta Pemda Waspadai Kenaikan Harga Pangan
Detik.com · 7 September 2026 pukul 19.23
Inflasi 3,19%, Tito Minta Pemda Atensi Kenaikan Harga Komoditas Pangan
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 17.52
Inflasi Tahunan RI Tembus 3,19%, Pangan dan Rokok Jadi Biang Kerok
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 12.20