Desil 1 Jakarta Belum Tentu Sama dengan Desil 1 Papua, Ini Penjelasan BPS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Direktur Metodologi Statistik dan Sains Data BPS, Setia Pramana, menjelaskan bahwa penetapan desil 1 hingga 10 dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dilakukan berdasarkan pengeluaran keluarga, bukan pendapatan. Hal ini karena BPS tidak memiliki data pendapatan yang lengkap, sehingga menggunakan data pengeluaran dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) sebagai dasar pemodelan statistik. Dari data karakteristik individu, rumah tangga, dan pemukiman, BPS membangun model matematis untuk memprediksi nilai pengeluaran keluarga lainnya, termasuk sekitar 90 juta keluarga yang tidak memiliki data pengeluaran langsung.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 20.42
Mengapa Tingkat Kemiskinan versi BPS dan Bank Dunia Begitu Jomplang? Ini Jawabannya!
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 20.41
Perbedaan Garis Kemiskinan Versi BPS dan Bank Dunia, Ini Penjelasan Lengkapnya
Berita terkait
Terungkap Biang Kerok Desil Tak Sesuai Kondisi Warga RI
Detik.com · 5 September 2026 pukul 05.55
Wamensesneg: Tim lintas lembaga akan evaluasi pendataan desil
ANTARA News · 31 Agustus 2026 pukul 14.08
Ramai Protes Penetapan Desil Tak Tepat Sasaran, Menkeu Purbaya Buka Suara
JawaPos · 26 Agustus 2026 pukul 20.00
Purbaya Angkat Bicara Soal Desil di Rencana Pembatasan Pertalite
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 14.40