Diakui Israel, Iran Lipatgandakan Produksi Senjata
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Iran mengklaim produksi senjatanya meningkat dua kali lipat dalam setahun terakhir, terutama sejak Juni 2025, di tengah sanksi Barat dan ancaman militer AS. Pengalaman Iran dalam Perang Dua Belas Hari disebut sebagai pendorong utama pengembangan teknologi pertahanan, dengan industri defensif yang kini melibatkan perusahaan swasta dan berbasis pengetahuan. Juru bicara Kementerian Pertahanan Iran, Brigadir Jenderal Reza Talaei-Nik, menyatakan bahwa sanksi bertahun-tahunan justru mendorong penguatan produksi dalam negeri dan pengurangan ketergantungan pada impor senjata asing.
Pemerintah Iran juga menilai penggunaan dan pengujian senjata dalam kondisi konflik memberikan masukan langsung untuk pengembangan sistem pertahanan. Panglima Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC), Mayor Jeneral Ahmad Vahidi, menegaskan komitmen Iran untuk terus memperkuat kemampuan pertahanan dan ofensif. IRGC juga fokus meningkatkan presisi dan jangkauan persenjataan agar lebih efektif dalam situasi konflik mendatang.
Laporan menunjukkan kerja sama militer erat antara Iran dan Rusia, dengan Moskow mengirimkan bahan peledak, amunisi, dan komponen drone ke Iran sejak 2026 melalui Laut Kaspia, termasuk dukungan intelijen dan teknologi drone. Di sisi lain, media Israel melaporkan bahwa Iran mampu mempertahankan dan bahkan meningkatkan produksi rudal balistik, yang mencapai sekitar 2.500 unit pada awal 2026, naik dari 1.300 unit pada Juni 2025, meski menghadapi serangan udara Israel dan AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 21.38
Iran Bersumpah akan Lawan Tekanan Ekonomi AS
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 18.55
AS Memulai Operasi Economic D-Day untuk Mengisolasi Iran Secara Ekonomi
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 18.45
Rial Iran Tembus 2 Juta per Dolar AS, Washington Perketat Tekanan Ekonomi
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 16.44
Iran Ancam Hentikan Seluruh Ekspor Minyak di Timur Tengah, AS Justru Luncurkan D-Day Ekonomi
Berita terkait
Diakui Israel, Iran Lipat Gandakan Produksi Senjata
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 23.11
Iran Ejek Operasi Ekonomi Terbaru Trump: Skenario Daur Ulang!
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 16.16
Tingkatkan Tekanan, AS Deklarasikan 'Economic D-Day' terhadap Iran
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 12.45
AS Ingin Iran Runtuh seperti Venezuela, tapi Justru Jadi Kekuatan yang Memukau Dunia
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 09.46