Dirut KS: FTA Jangan Cuma Buka Pasar, Industri Lokal Harus Makin Kuat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329827/original/077027000_1787297662-WhatsApp_Image_2026-08-20_at_7.50.38_PM.jpeg)
Dirut KS Krakatau Steel, Akbar Djohan, menyatakan implementasi FTA harus membuka pasar sekaligus memperkuat industri lokal. Ia menekankan industri baja memiliki dampak ganda: setiap US$1 aktivitas dapat mendorong US$2,5 di rantai pasok hingga US$13 di industri terkait. FTA perlu diimbangi dengan trade remedies, penguatan Rules of Origin, investasi, hilirisasi, dan transfer teknologi. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menambahkan perlunya pendekatan berbasis data untuk mengukur dampak FTA dan merumuskan roadmap industrialisasi. Keduanya sepakat FTA harus menjadi instrumen membuka pasar sekaligus memperkuat fondasi industrialisasi Indonesia dalam rangka mencapai astana cita Presiden Prabowo Subianto.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 08.10
Purbaya Ubah Strategi Hadapi Perdagangan Bebas, Kejar Ekonomi 6%
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 21.25
Dari Rumah hingga Kendaraan, Ini Alasan Logam Penting bagi Kehidupan Sehari-hari
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 20.54
Purbaya Mau Evaluasi Efek Kerja Sama Perdagangan Bebas ke Industri RI
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 20.11
Menkeu Purbaya Evaluasi FTA untuk Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen
Berita terkait
Purbaya Minta Dampak FTA Dianalisis, Petakan Sektor Lemah dan Industri Berprospek
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 20.00
Era Perdagangan Bebas, Purbaya Ungkap PR Besar Pemerintah
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 18.55
Investasi Hilirisasi Tembus Rp300,1 Triliun di Semester I-2026
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 20.50
Wamen Investasi Bocorkan Timah Solder Malaysia Lebih Murah dari RI
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 19.25