Jakarta · Sabtu, 26 September 2026Cari
WargaKonoha

Disebut Danantara Jadi PR Besar, Begini Kondisi Dana Pensiun BUMN

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan kondisi Dana Pensiun (Dapen) di lingkup Badan Usaha Milik Negara (BUMN) masih bervariasi. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, menyatakan bahwa Badan Pengaturan (BP) BUMN dan Badan Pengelola (BP) Danantara sedang meninjau seluruh Dapen BUMN. Beberapa Dapen BUMN mengalami kesulitan karena perusahaan induknya bubar atau mengalami masalah keuangan, sehingga tidak mampu membayarkan kewajiban kepada peserta yang sudah jatuh tempo. Namun, OJK memastikan bahwa BUMN dan Danantara akan membantu pengelolaan investasi untuk mengatasi masalah ini. Menurut Ogi, sebagian besar Dapen BUMN masih mampu membayarkan kewajiban jangka pendek, namun di masa depan akan menghadapi kesulitan karena sebagian asetnya berupa aset tetap yang tidak mudah dicairkan. OJK bersama BUMN akan terus memantau likuiditas masing-masing Dapen. Chief Operating Officer (COO) Danantara, Donny Oskaria, menyatakan bahwa dana pensiun menjadi salah satu pekerjaan rumah besar yang sedang dihadapi, terutama pada skema manfaat pasti di mana perusahaan harus menanggung risiko atas hasil investasi. Danantara belum dapat menghitung secara keseluruhan besaran kekurangan dana yang harus ditutupi.

Peristiwa ini diliput 5 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait