Ekonom: Investasi LN bisa didahulukan bagi dapen bertata kelola baik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Chief Economist BSI Banjaran Surya Indrastomo menyatakan investasi luar negeri untuk dana pensiun (dapen) sebaiknya didahulukan bagi perusahaan dengan tata kelola kuat. Pengalaman banyak dapen dibubarkan sejak 2020 karena masalah investasi. Risiko utama meliputi nilai tukar, pasar global, geopolitik, dan likuiditas. OJK akan mengizinkan instrumen luar negeri seperti surat berharga negara, obligasi korporasi, dan saham dengan batas maksimal 20% dari total investasi dan 5% untuk penyertaan langsung. Pembukaan ini diharapkan mengurangi risiko konsentrasi pasar domestik yang tertekan, seperti IHSG turun 29 persen pada 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 20.35
OJK Buka Keran Investasi Dana Pensiun ke Luar Negeri, Ini Syaratnya
Berita terkait
OJK Siapkan Aturan Dapen Boleh Investasi di Luar Negeri, Ini Alasannya
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 17.11
OJK Godok Aturan Dana Pensiun Boleh Investasi ke Luar Negeri
CNN Indonesia · 25 September 2026 pukul 14.53
OJK siapkan aturan dana pensiun boleh investasi ke luar negeri
ANTARA News · 25 September 2026 pukul 14.52
OJK Buka Pintu Dana Pensiun Investasi ke Luar Negeri, tapi Batasi Porsi Maksimal
kumparan · 25 September 2026 pukul 14.42