ESDM Sebut 95% RKAB Batu Bara Sudah Terbit
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian ESDM mengonfirmasi bahwa 95% Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) perusahaan tambang batubara tahun 2026 telah diterbitkan. Langkah ini diambil untuk menjawab kekhawatiran terkait kendala ketahanan energi akibat pengaturan kuota produksi batubara di Indonesia.
Target produksi awal yang ditetapkan sebesar 600 juta ton mengalami penyesuaian mengikuti harga pasar dan kebutuhan energi. Berdasarkan realisasi produksi hingga Juli 2026 yang mencapai 423 juta metrik ton, pemerintah memproyeksikan total produksi tahun 2026 berada di kisaran 720 juta ton. Meskipun meningkat dari target awal, angka ini masih lebih rendah dibandingkan realisasi produksi tahun 2025 yang mencapai 817 juta metrik ton.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 15.35
Revisi RKAB Batu Bara Hampir Tuntas, Produksi Bisa Tembus 700 Juta Ton
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 12.42
Peringati Hari Tambang-Energi ke-81, Wamen ESDM Ziarah ke TMP Kalibata
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 15.45
IUP Harus Pakai Jasa Tambang Lokal, Dirjen Minerba Beberkan Alasannya
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 14.50
Siasat ESDM Tekan Impor Minyak Mulai 2027
Berita terkait
ESDM Sahkan RKAB 3 Anak Usaha Bayan Resources, Kuota Ditambah
CNN Indonesia · 21 September 2026 pukul 13.48
Operasional Tambang BYAN Sempat Tersendat, Force Majeure 3 Anak Usaha Dicabut
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 15.25
Bayan Cabut Status Force Majeur usai RKAB 3 Anak Usaha Direstui ESDM
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 15.00
RKAB 2026 Belum Beres, Ini Risiko bagi Emiten Jasa Pertambangan
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 12.32