Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Harga Emas Dunia Menguat Usai The Fed Tahan Suku Bunga

Harga emas dunia menguat pada perdagangan terbaru setelah dolar Amerika Serikat (AS) melemah dan Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga acuan pada kisaran 3,50%-3,75%. Harga emas spot naik 1,1% menjadi US$ 4.109,94 per ounce, sementara harga emas berjangka untuk pengiriman Agustus menguat 1,9% menjadi US$ 4.108,30 per ounce. Pelemahan dolar AS sebesar 0,9% membuat emas lebih terjangkau bagi pembeli mata uang lainnya. Data inflasi menunjukkan penurunan sesuai perkiraan, dengan Indeks Personal Consumption Expenditures (PCE) Price Index turun 0,1% pada Juni. Namun, ekspektasi kenaikan suku bunga berkurang setelah Ketua The Fed Kevin Warsh tidak memberikan kejelasan mengenai prospek kebijakan moneter. Pelaku pasar kini memperkirakan peluang 57% The Fed akan menaikkan suku bunga pada pertemuan September 2026, turun dari sebelumnya sekitar 77%. Kondisi ini mendukung harga emas karena suku bunga tinggi biasanya mengurangi daya tarik logam mulia. Faktor lain termasuk ketegangan di Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi harga minyak dan inflasi global. Selain emas, logam mulia lain seperti perak naik 1,5%, platinum naik 1,9%, dan palladium melonjak 3,8%.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait