Harga Minyak Dunia 21 September 2026 Tergelincir 2,2%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520902/original/004648400_1772664808-5.jpg)
Harga minyak dunia melemah pada Senin (21/9/2026), dengan minyak Brent turun 2,22% menjadi US$ 101,56 per barel dan WTI turun 2,23% menjadi US$ 98,06 per barel. Penurunan ini terjadi karena pelaku pasar melihat pemulihan pengiriman minyak dari Arab Saudi tetap kuat meskipun ada serangan rudal dan drone oleh kelompok Houthi terhadap infrastruktur energi Saudi.
Data JPMorgan menunjukkan arus minyak Timur Tengah mencapai 17,1 juta barel per hari dalam 10 hari terakhir. Meskipun ada gangguan pada pipa East-West, Arab Saudi mengalihkan pengiriman melalui Selat Hormuz. Namun, risiko pasokan tetap tinggi akibat ketegangan AS-Iran serta potensi serangan lanjutan dari kelompok Houthi yang dapat memicu kembali kenaikan harga di masa depan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 09.15
Rupiah Dibuka Melemah, Dibayangi Konflik Timur Tengah
ANTARA News · 21 September 2026 pukul 15.58
BI: Pelemahan rupiah dipengaruhi oleh kekhawatiran tensi geopolitik
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 08.40
Minyak Mentah Turun Jari US$103 Per Barel di Tengah Eskalasi Konflik Timur Tengah
JawaPos · 20 September 2026 pukul 15.00
Gejolak Geopolitik Timur Tengah Bayangi Pasar, Harga Emas Diprediksi Makin Berkilau
Berita terkait
Trump Ngaku Tergoda Ambil Minyak Iran, Perang Disebut Bisa Balik Modal
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 13.35
Jalur Pipa Saudi Ditutup, Harga Minyak Dunia Tembus US$107
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 06.45
Arab Alihkan Jalur Ekspor, Harga Minyak Turun!
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 09.08
Tekanan Geopolitik dan Geoekonomi Menguat, Wamenpar Yakin Pariwisata Tetap Tumbuh
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 20.08