Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Harga Minyak Dunia Tembus US$ 90 Usai Trump Ancam Iran

Harga minyak dunia melonjak tajam pada Rabu (30/7/2026) setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan menyerang Iran sebagai balasan atas upaya serangan terhadap pasukan AS di Timur Tengah. Harga minyak mentah Brent naik 7,9% ke US$ 90,74 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) naik 6,6% ke US$ 84,46 per barel. Ancaman Trump muncul setelah Korps Garda Revolusi Iran meluncurkan rudal balistik ke pangkalan AS di Yordania, yang berhasil dicegat oleh pasukan pertahanan.

Ketegangan semakin memanas setelah milisi Irak yang bersekutu dengan Iran menyerang fasilitas minyak di Arab Saudi, diikuti serangan gabungan AS dan Saudi sebagai balasan. Kelompok Houthi di Yaman juga mengumumkan embargo maritim terhadap Arab Saudi dan menargetkan infrastruktur pipa minyak yang mengarah ke terminal ekspor Yanbu di Laut Merah. Iran dan Houthi berupaya mengendalikan lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz dan kawasan selatan Laut Merah, dua jalur strategis utama bagi ekspor minyak dari Timur Tengah.

Para analis memperkirakan harga minyak masih berpotensi naik lebih lanjut. Kepala Strategi Komoditas RBC Capital Markets Helima Croft menyatakan skeptis terhadap kemungkinan tercapainya terobosan diplomatik dalam waktu dekat. Senior Commodity Strategist TD Securities Ryan McKay menilai pasar terlalu cepat bereaksi terhadap harapan perdamaian, mengingat Iran bersikeras mengendalikan Selat Hormuz dalam setiap kesepakatan potensial. Gangguan terhadap jalur ekspor minyak menjadi faktor utama yang menopang kenaikan harga.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait