IHSG Sesi I Anjlok 1,70 Persen, Imbas Ekspektasi The Fed Naikkan Suku Bunga
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

IHSG turun 1,70% atau 111,5 poin menjadi 6.429,88 pada sesi I Senin (14/9). Penurunan dipicu ekspektasi Federal Reserve naikkan suku bunga, harga minyak di atas USD 100/barel, dan yield US Treasury mendekati 5%. Fakhrul Fulvian (Trimegah Sekuritas) menyatakan Indonesia harus bersiap menghadapi periode harga modal global lebih tinggi dengan kebijakan responsif terhadap tekanan pasar. David Sumual (BCA) menambahkan pasar sudah memperkirakan kenaikan suku bunga Fed pada 16 September 2023 dengan probabilitas 83%. Harga minyak tinggi juga berpotensi menekan defisit APBN Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 09.02
IHSG Dibuka Melemah, Turun 0,13% ke 6.532
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 12.52
Asing Net Sell Rp664 Miliar di Sesi I, Kompak Lego 10 Saham Ini
JPNN.com · 14 September 2026 pukul 11.42
Pasar Berekspektasi Terhadap The Fed, Rupiah Jadi Kurang Perhatian
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 09.21
Breaking News! Baru Dibuka IHSG Sudah Turun 1%, Ini Penyebabnya
Berita terkait
IHSG Melemah ke 6.670 Akibat Kenaikan Harga Minyak Global dan Tensi Geopolitik
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 12.02
IHSG Diproyeksi Bergerak Sideways di Kisaran 6.600-6.700
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 08.53
IHSG Diproyeksi Terkoreksi, Investor Cermati Sinyal Hawkish The Fed
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 07.04
Kenaikan Suku Bunga 2 Bank Sentral Bisa Menekan Aset Berisiko, Berikut Ramalan IHSG Pekan Ini
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 08.23