Iran Kecam Dukungan Uni Eropa terhadap Tekanan Ekonomi AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Iran mengecam dukungan Uni Eropa (UE) terhadap operasi ekonomi Amerika Serikat (AS) yang menargetkan Teheran. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menyampaikan kritik ini melalui platform X pada Senin, 31 Agustus 2026, sebagai respons terhadap sikap UE dalam Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20 di Asheville, AS.
Baghaei menyatakan bahwa dukungan UE terhadap tekanan ekonomi AS menunjukkan Eropa tidak lagi memiliki 'otonomi strategis'. UE sebelumnya menyatakan dukungan untuk upaya mendorong Iran menghentikan aktivitas yang dianggap mengganggu stabilitas dan kembali ke perundingan perdamaian. UE juga mendukung operasi bernama Operation Economic Outcast yang dipimpin AS untuk menambah tekanan ekonomi terhadap Iran.
Di sisi lain, UE menyerukan agar diplomasi dengan Iran tetap dilanjutkan guna menjaga stabilitas kawasan dan kebebasan pelayaran di Selat Hormuz. UE menyatakan siap mengambil langkah lebih lanjut dan mempertahankan tekanan terhadap Teheran bersama AS dan sekutunya. Perbedaan sikap ini memperlihatan ketegangan antara Iran dan negara-negara Barat terkait kebijakan ekonomi dan diplomasi di Timur Tengah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 21.48
Iran Sebut AS Salah Besar Karena Gunakan Negosiasi untuk Mendikte
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 19.04
Presiden Iran: Tekanan dan Ancaman AS Berisiko Gagalkan Diplomasi
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 16.32
Iran tak Tutup Pintu Damai, Pezeshkian Tunggu Komitmen AS
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 21.45
Iran Apresiasi Sikap Rusia, Ini Alasannya
Berita terkait
Menlu Iran Sebut Netanyahu 'Ular' di Tengah Perang Iran dan AS
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 20.06
Menlu Iran: Kembali ke Jalur Diplomasi Bukan Hal Mustahil namun Bergantung pada AS
SINDOnews · 28 Agustus 2026 pukul 14.38
Presiden Iran: Kami Terus Berdiri Teguh Menghadapi Tekanan Ekonomi
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 18.45
Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup, Syaratkan AS Penuhi Komitmen
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 14.13