Iran tak Tutup Pintu Damai, Pezeshkian Tunggu Komitmen AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan Teheran siap memberikan respons setara jika Amerika Serikat (AS) kembali memenuhi komitmen dalam Nota Kesepahaman (MoU) Islamabad. Pernyataannya disampaikan saat berpidato dalam KTT ke-26 Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) di Bishkek, Kirgizstan. Pezeshkian menuding AS tidak menjalankan kesepakatan yang telah disepakati, bahkan menghentikan kepatuhan kurang dari dua pekan setelah MoU ditandatangani. Iran kemudian merespons dengan tindakan yang dianggap sepadan. Ia menjelaskan proses perdamaian antara Iran dan AS berlangsung selama sekitar 40 hari konflik bersenjata, dilanjutkan dengan hampak tiga bulan perundingan melalui mediasi Pakistan dan Qatar.
Pernyataan Pezeshkian menunjukkan Iran masih membuka peluang diplomasi dengan syarat AS menjalankan kembali komitmen yang disepakati. Sebelumnya, Pezeshkian juga menyampaikan belasungkawa kepada Indonesia atas gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan menawarkan bantuan kemanusiaan. PM Jepang Sanae Takaichi juga meminta jaminan navigasi bebas di Selat Hormuz dari Iran.
Di sisi lain, pelapor berinisial DM resmi mencabut laporan terhadap Ruben Onsu terkait dugaan penggelapan dana Rp3,5 miliar setelah tercapai kesepakatan damai. Indonesia diakui berhasil menjaga harmoni di tengah keragaman agama, budaya, dan etnis. FKUB dinilai penting untuk membuka ruang dialog lintas komunitas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 20.06
Menlu Iran Sebut Netanyahu 'Ular' di Tengah Perang Iran dan AS
VOI · 1 September 2026 pukul 08.00
AS akan Merespons Serangan Iran Terhadap Pasukannya di Timur Tengah
VOI · 1 September 2026 pukul 06.00
Menlu Araghchi Sebut Netanyahu Menipu AS Agar Terlibat Perang dengan Iran
VOI · 1 September 2026 pukul 05.00
Presiden Pezeshkian Sebut Melanjutkan Perang dengan AS Tidak Sejalan dengan Kepentingan Iran
Berita terkait
AS Ancam Sanksi Terberat Sepanjang Sejarah, Iran Beri Jawaban Menohok
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 05.09
Iran Akan Balas dengan Cara Serupa ketika AS Gunakan Senjata Nuklir
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 21.35
Ketua Parlemen Iran Tuding AS Cekik Teheran Demi Konsesi Ilegal
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 13.53
IRGC Tepis Klaim Presiden Trump Mengenai Pembicaraan Iran-AS
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 12.30