Jakarta · Selasa, 1 September 2026Cari
WargaKonoha

Iran tak Tutup Pintu Damai, Pezeshkian Tunggu Komitmen AS

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan Teheran siap memberikan respons setara jika Amerika Serikat (AS) kembali memenuhi komitmen dalam Nota Kesepahaman (MoU) Islamabad. Pernyataannya disampaikan saat berpidato dalam KTT ke-26 Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) di Bishkek, Kirgizstan. Pezeshkian menuding AS tidak menjalankan kesepakatan yang telah disepakati, bahkan menghentikan kepatuhan kurang dari dua pekan setelah MoU ditandatangani. Iran kemudian merespons dengan tindakan yang dianggap sepadan. Ia menjelaskan proses perdamaian antara Iran dan AS berlangsung selama sekitar 40 hari konflik bersenjata, dilanjutkan dengan hampak tiga bulan perundingan melalui mediasi Pakistan dan Qatar.

Pernyataan Pezeshkian menunjukkan Iran masih membuka peluang diplomasi dengan syarat AS menjalankan kembali komitmen yang disepakati. Sebelumnya, Pezeshkian juga menyampaikan belasungkawa kepada Indonesia atas gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan menawarkan bantuan kemanusiaan. PM Jepang Sanae Takaichi juga meminta jaminan navigasi bebas di Selat Hormuz dari Iran.

Di sisi lain, pelapor berinisial DM resmi mencabut laporan terhadap Ruben Onsu terkait dugaan penggelapan dana Rp3,5 miliar setelah tercapai kesepakatan damai. Indonesia diakui berhasil menjaga harmoni di tengah keragaman agama, budaya, dan etnis. FKUB dinilai penting untuk membuka ruang dialog lintas komunitas.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait