Presiden Iran: Kami Terus Berdiri Teguh Menghadapi Tekanan Ekonomi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan Amerika Serikat tidak akan mampu mencapai tujuannya melalui tekanan ekonomi terhadap Iran. Dalam pertemuan tiga jam di Bank Sentral Iran bersama Menteri Ekonomi Ali Madanizadeh dan Gubernur Bank Sentral Abdolnaser Hemmati, ia menekankan perlawanan angkatan bersenjata Iran serta dukungan masyarakat sebagai faktor penghalang tekanan AS. Pezeshkian menyatakan Iran akan terus berdiri teguh menghadapi tekanan ekonomi akibat perang, blokade, dan dampak eksternal, dengan fokus pada stabilitas ekonomi dan pengendalian inflasi melalui koordinasi antara pemerintah, Bank Sentral, dan lembaga ekonomi lainnya. Operasi Economic Outcast Trump yang diluncurkan Senin menjadi bagian dari upaya sanksi besar-besaran untuk mengisolasi Iran dari sistem keuangan global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 13.05
AS Ancam Bakal Sanksi China jika Berbisnis dengan Iran
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 18.45
Rial Iran Tembus 2 Juta per Dolar AS, Washington Perketat Tekanan Ekonomi
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 14.13
Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup, Syaratkan AS Penuhi Komitmen
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 08.18
Harga Minyak Hari Ini Turun 3% Imbas AS Pilih Terapkan Sanksi Ekonomi ke Iran
Berita terkait
AS Ingin Iran Runtuh seperti Venezuela, tapi Justru Jadi Kekuatan yang Memukau Dunia
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 09.46
Iran sebut sanksi ekonomi baru AS pasti gagal
ANTARA News · 22 Agustus 2026 pukul 12.26
Tak Gentar, China Jawab Ancaman AS yang Minta Iran Dikucilkan dari Hubungan Bisnis
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 02.09
Tiongkok tak Gentar dengan Ancaman AS
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 22.19