Kasus Ijazah Jokowi Melebar ke Gibran, PDIP Makin 'Terseret'
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sengketa ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Mahkamah Konstitusi (MK) memicu desakan dr. Tifa kepada PDIP untuk mengungkap dokumen dan menghadirkan saksi terkait proses pencalonan Jokowi di pemilu sebelumnya. Dr. Tifa menyatakan PDIP bertanggung jawab karena pernah mengusung Jokowi hingga kepala negara. Ia meminta dokumen administrasi dari tahun 2005, 2010, 2012, 2014, dan 2019 untuk membenarkan proses pembuktian. Politisi PDIP Mas Fredy mengakui partai pernah memenangkan kekuasaan 5 tahun, tetapi kemudian berlawanan dengan Jokowi sebagai bentuk pertanggungjawaban. PDIP menyatakan telah memberikan bukti seperti rekaman jejak digital dan dokumen pendaftar. Perkara syarat pendidikan Gibran telah masuk ke MK melalui Perkara Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 20.07
Wacana Pemisahan Pileg dan Pilpres Berbeda dengan Mandat Putusan MK
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 17.18
Boni Hargens: Isu Pemakzulan Wapres Bagian dari Skenario Pilpres 2029
CNN Indonesia · 25 September 2026 pukul 05.45
PSI Respons Wacana Ambang Batas Parlemen 5 Persen: Kami Siap Fight
Detik.com · 24 September 2026 pukul 20.31
Syarat Pendidikan Gibran Digugat ke MK, Jokowi Ungkap Riwayat Sekolah
Berita terkait
PDIP Diminta Tak 'Main Aman', dr. Tifa Tagih Sikap Partai Soal Ijazah Jokowi
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 18.19
Jokowi Santai soal Ijazah Gibran Digugat hingga Ada Ancaman Pemakzulan: Yang Saya Tahu...
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 07.40
PDIP: Ambang Batas Perlemen Idealnya 5 Persen
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 17.07
Sesama Eks Demokrat, Denny Indrayana dan Roy Suryo Kompak Serang Ijazah Jokowi-Gibran
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 09.20