Klaim Asuransi Umum Melonjak 17,3%, OJK Wanti-wanti Dampak Cuaca Ekstrem
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

OJK mencatat klaim asuransi umum dan reasuransi mencapai Rp43,34 triliun hingga Juli 2026, meningkat 17,3% yoy dari Rp6,39 triliun. Kenaikan terutama dipengaruhi frekuensi bencana alam dan cuaca ekstrem. Industri jiwa menambah klaim Rp2,87 triliun (3,33% yoy) menjadi Rp89,17 triliun. Rasio klaim jiwa 80,01%, umum 49,05%. OJK menyatakan belum dapat menyebabkan langsung semua kenaikan dengan bencana tertentu. Perusahaan perlu memperkuat underwriting, pricing, pencadangan, dan reasuransi di wilayah berisiko tinggi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 8 September 2026 pukul 12.16
OJK Catat Klaim Asuransi Umum Naik 17,3% Jadi Rp 43,34 Triliun hingga Juli 2026
kumparan · 8 September 2026 pukul 10.42
OJK: Bencana dan Cuaca Ekstrem Berpotensi Dongkrak Klaim Asuransi
ANTARA News · 8 September 2026 pukul 14.38
OJK: Modal inti "unit link" untuk pastikan perusahaan punya kapasitas
kumparan · 8 September 2026 pukul 14.07
OJK: Program PLTS 100 GW Bisa Jadi Peluang Baru untuk Bisnis Asuransi
Berita terkait
Banyak Warga Meninggal di Usia Muda, Klaim MSIG Life Tembus Rp545 M
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 14.35
Lindungi Nasabah Unit Link, OJK Perketat Permodalan Asuransi
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 13.34
OJK Masukkan 16 Entitas dalam Pengawasan Khusus, Ada Asuransi hingga Dana Pensiun
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 20.50
OJK Catat Aset Industri Asuransi Capai Rp1.187 Triliun, Ini Penopangnya
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 20.00