KPK Tanggapi Rencana Prabowo Sikat Direksi BUMN Nakal 30 Tahun Terakhir
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto mengusulkan pembentukan pengadilan ad hoc untuk mengusut dugaan pelanggaran dalam pengelolaan BUMN selama 30 tahun terakhir. Rencana ini disampaikan dalam Sidang Tahunan MPR dan disambut oleh KPK. Ketua KPK Setyo Budiyanto menyatakan dukungan prinsip atas gagasan ini, namun menunggu detail rencana aksi pemerintah sebelum menentukan langkah konkret. KPK akan menilai keberlangsungan dan implementasi kebijakan tersebut.
Prabowo menyoroti adanya 1.074 perusahaan BUMN yang ditemukan sejak pembentukan Danantara, jauh melebihi perkiraan awalnya sebesar 300-400 perusahaan. Ia mengkritik sejumlah BUMN yang dianggap mengelola kegiatan secara tidak bertanggung jawab dan tidak memperhatikan kepentingan negara. Untuk kasus tertentu, Prabowo juga membuka kemungkinan pemberian amnesti khusus bagi pihak yang mengakui kesalahan dan menunjukkan penyesalan.
Presiden menyerahkan keputusan akhir terkait gagasan ini kepada DPR untuk mendapatkan pertimbangan dan persetujuan. Langkah pemerintah nantinya akan disesuaikan dengan keputusan yang diambil oleh para wakil rakyat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 06.55
KPK Respons Wacana Pengadilan Ad Hoc Usut Korupsi BUMN
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 15.08
KPK Respons Wacana Pengadilan Ad Hoc BUMN yang Diusulkan Prabowo
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 12.52
KPK Sambut Baik Usulan Prabowo soal Pengadilan Ad Hoc Usut BUMN Bermasalah
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 16.20
Reaksi KPK soal Usulan Prabowo Bentuk Pengadilan Adhoc BUMN
Berita terkait
DPR Kaji Usulan Presiden Prabowo Soal Pembentukan Pengadilan Ad Hoc BUMN
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 23.35
Menkum soal Prabowo Usul Pengadilan Ad Hoc BUMN Bermasalah: Itu Warning
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 13.29
Bersih-bersih BUMN Lewat Pengadilan Ad Hoc
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 06.25
Prabowo Usul Pengadilan Ad Hoc BUMN, Dasco: Terlalu Bersemangat
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 19.30