KPK Respons Wacana Pengadilan Ad Hoc Usut Korupsi BUMN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9311601/original/051710400_1785409436-IMG_20260730_153642_5.jpg)
Presiden Prabowo Subianto mengusulkan pembentukan pengadilan ad hoc untuk mengusut dugaan korupsi yang melibatkan direksi BUMN selama 30 tahun terakhir. Usulan disampaikan dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD 2026. Prabowo menyoroti adanya 1.074 BUMN dengan struktur kepemilikan kompleks hingga tingkat cucu dan cicit perusahaan, serta menilai sejumlah BUMN bekerja seenaknya tanpa bertanggung jawab kepada bangsa dan negara. Presiden juga mengusulkan pemberian amnesti khusus bagi direksi BUMN yang mengakui kesalahan dan bertobat, dengan keputusan diserahkan kepada DPR.
Ketua KPK Setyo Budiyanto menyatakan pihaknya akan mencermati bentuk konkret dan rencana aksi pemerintah sebelum menentukan langkah operasional. Meski belum ada detail teknis, KPK menyambut positif gagasan tersebut dan berharap rencana itu dapat mengembalikan kesejahteraan kepada masyarakat. KPK menunggu action plan resmi dari pemerintah untuk menentukan langkah selanjutnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 15.08
KPK Respons Wacana Pengadilan Ad Hoc BUMN yang Diusulkan Prabowo
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 12.52
KPK Sambut Baik Usulan Prabowo soal Pengadilan Ad Hoc Usut BUMN Bermasalah
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 02.49
Ternyata Ini Alasan KPK Geledah Rumah Vinna Ledy Anggraheni
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 21.20
Ini Alasan KPK tak Usut Pelanggaran Etik Anggota Polisi yang Jadi Tersangka Pemerasan
Berita terkait
DPR Kaji Usulan Presiden Prabowo Soal Pembentukan Pengadilan Ad Hoc BUMN
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 23.35
Menkum soal Prabowo Usul Pengadilan Ad Hoc BUMN Bermasalah: Itu Warning
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 13.29
Bersih-bersih BUMN Lewat Pengadilan Ad Hoc
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 06.25
Prabowo Usul Pengadilan Ad Hoc BUMN, Dasco: Terlalu Bersemangat
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 19.30