KPK Ungkap Dugaan 'Layering' di OTT Rektor Unsoed, Ada Perantara dalam Penerimaan Uang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan adanya pihak perantara dalam perkara penerimaan uang yang melibatkan Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Akhmad Sodiq. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan adanya dugaan 'layering' atau lapisan perantara dalam setiap penerimaan uang terkait perkara ini. Operasi Tangkap Tangsel (OTT) dilakukan pada Kamis, 20 Agustus 2026, di mana Akhmad Sodiq diamankan di Jakarta, sementara dua Wakil Rektor Unsoed ditangkap di Purwokerto. Total sembilan orang saat ini menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, dengan tujuh orang sebelumnya diperiksa di Banyumas sebelum dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan.
KPK menduga dugaan ini berkaitan dengan penerimaan oleh penyelenggara negara dalam proses penerimaan mahasiswa baru (PMB). Dalam operasi tersebut, penyidik juga menyita uang tunai senilai ratusan juta rupiah sebagai barang bukti. Selain Akhmad Sodiq, KPK juga menggeledah jalur penerimaan dan peran pihak-pihak yang diduga menjadi perantara dalam proses tersebut. Namun, seluruh pihak yang diamankan masih berstatus sebagai terperiksa, dan KPK memiliki waktu 24 jam untuk menentukan status hukum mereka.
Proses pemeriksaan masih berlangsung, sehingga belum ada kesimpulan akhir mengenai siapa yang akan ditetapkan sebagai tersangka atau bentuk tindak pidana yang disangkakan. KPK mas masih mengumpulkan keterangan dan alat bukti untuk mengungkap konstruksi perkara secara utuh, termasuk peran pihak-pihak yang diduga menjadi penghubung dalam penerimaan tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 23.58
KPK Tampilkan Penyitaan Uang Ratusan Juta di OTT Rektor Unsoed, Disimpan di Kantong Plastik
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 16.53
Terjaring OTT, Rektor Unsoed Tak Hadiri Acara KPK
JawaPos · 22 Agustus 2026 pukul 06.31
KPK Pamerkan Uang Rp 764 Juta dari OTT yang Tersangkakan Rektor Unsoed
VOI · 22 Agustus 2026 pukul 06.01
Rektor Unsoed dan Wakilnya Jadi Tersangka KPK Gara-gara Jual Beli Kursi Mahasiswa Baru
Berita terkait
KPK Temukan Bukti Pengondisian Jalur Mandiri Usai Geledah Rumah hingga Kantor Rektor Unsoed
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 19.51
Pakar: OTT Pimpinan Unsoed Runtuhkan Marwah Kampus sebagai Benteng Antikorupsi
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 12.21
KPK Bongkar Modus Baru, Rektor Unsoed Gunakan Proyek untuk Tutupi Suap
Warta Ekonomi · 23 Agustus 2026 pukul 04.30
3 Klaster Kasus Rektor Unsoed: Ada yang Bayar Rp 650 Juta Masuk FK, tapi Ketolak
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 01.51