Lawan Gibran Lawyer Spesialis Sering Kalah: Nimbrung yang Viral Supaya Rate Card Mahal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pegiat media sosial Yudhistira Ismara mengkritik Bambang Widjojanto dan Refly Harun yang menjadi tim kuasa hukum Denny Indrayana dan 11 pemohon lainnya dalam gugatan status pendidikan Wapres Gibran Rakabuming Raka di Mahkamah Konstitusi (MK). Yudhistira menyebut kedua pengacara tersebut sering kalah dalam perkara di MK dan menganggap keterlibatan mereka hanya sebagai hiburan.
Yudhistira menuding para pengacara sengaja bergabung dalam kasus viral untuk meningkatkan popularitas dan nilai jasa hukum (rate card). Sementara itu, gugatan dengan Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026 tersebut mendalilkan bahwa Gibran tidak memenuhi syarat pendidikan saat Pilpres 2024 dan meminta MK untuk mendiskualifikasinya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 13.04
Alasan Rieke Dampingi Herawati Mantan ART Erin Lapor Polisi
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 06.35
KPU Sebut Gugatan PHPU Ijazah Gibran Terlambat 905 Hari
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 05.47
Denny Indrayana Soroti Bawaslu Tak Bisa Akses Dokumen Pencalonan Gibran
Detik.com · 24 September 2026 pukul 00.21
Militan 08 Sebut Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Bukan Wewenang MK
Berita terkait
Mahfud MD Ingatkan Urusan Prabowo-Gibran Sudah Selesai Secara Konstitusional
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 18.18
Gugatan Denny Indrayana Cs Soal Gibran Dinilai Buntu, Mahfud MD Tunggu 'Kejutan' Putusan MK
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 17.17
Ketua Relawan Jokowi sebut Gugatan Denny Indrayana Cuma Guyonan Politik, 'Orang Paham Hukum Lagi Belajar Politik'
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 16.32
Di Balik Denny Indrayana Sasar Gibran, PSI: Kalau Anies, Ganjar atau Prabowo, Tak Laku
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 13.25