Siaga Kiamat Minyak, Perang Arab Makin Ngeri-Saudi Tutup Pipa 1.200 Km
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Arab Saudi menutup sementara jalur pipa minyak Timur-Barat sepanjang 1.200 km setelah diserang drone, yang menurut Riyadh dan Baghdad berasal dari Irak. Penutupan ini memicu kekhawatiran atas pasokan minyak global karena pipa tersebut mampu mengalirkan 4-5 juta barel per hari, setara 4-5% pasokan dunia. Langkah ini dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, termasuk serangan Houthi di Yaman yang memperketat pengawasan di Laut Merah dan Selat Bab el-Mandeb.
Tekanan pasar energi semakin besar dengan harga minyak yang melonjak dalam sepekan terakhir. Harga diesel ritel di AS bahkan mencapai rekor US$6 per galon. Presiden AS Donald Trump menyatakan dugaan keterlibatan Iran dalam serangan tersebut, sementara Putra Mahkota Mohammed bin Salman meminta bantuan militer AS untuk menghadapi Houthi. Namun Washington untuk sementara hanya menawarkan dukungan intelijen tanpa intervensi militer langsung.
Di sisi lain, upaya diplomasi untuk meredakan ketegangan terbatas. Pejabat Iran mengatakan pertemuan dengan negara-negara Teluk di Oman akan membahas masa depan Selat Hormuz, tetapi tidak diharapkan menghasilkan kesepakatan. Badan Energi Internasional (IEA) melaporkan pasokan minyak mentah Arab Saudi turun ke level terendah dalam lebih dari tiga dekade, memunculkan ancaman krisis pasokan yang lebih luas bagi pasar energi dunia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 10.03
Harga Minyak Melonjak di Atas 3%, Serangan Saudi dan Selat Hormuz Picu Kekhawatiran Pasokan
Liputan6.com · 14 September 2026 pukul 06.47
Harga Minyak Dunia Melesat Setelah Arab Saudi Tutup Jalur Pipa Vital
SINDOnews · 13 September 2026 pukul 08.14
Blokade Houthi Guncang Pasokan Energi Global, Harga Minyak Lampaui USD100 per Barel
Berita terkait
Harga Minyak Dunia Sudah Tembus US$ 108 per Barel!
Detik.com · 11 September 2026 pukul 07.47
Timur Tengah Memanas! Houthi Bombardir Arab Saudi, Korban Berjatuhan
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 20.10
Harga Minyak Kembali Naik, Harapan Damai AS-Iran Memudar
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 10.08
Jalur Pipa Saudi Ditutup, Harga Minyak Dunia Tembus US$107
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 06.45