Mentan Temukan 13 dari 15 Merek Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Standar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312064/original/038421600_1785478553-1000393709.jpg)
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan temuan bahwa dari 15 merek beras fortifikasi yang diuji di berbagai daerah, 13 di antaranya tidak memenuhi standar mutu yang ditetapkan. Harga jual beras fortifikasi ditemukan tidak wajar, dengan rata-rata Rp 22.665 per kilogram dan ada yang mencapai Rp 42.000 per kg, jauh di atas harga eceran tertinggi beras premium Rp 14.900 per kg. Hal ini dianggap merugikan konsumen, terutama kelas menengah ke bawah yang seharusnya mendapatkan beras terjangkau.
Berdasarkan standar SNI, beras fortifikasi wajib mengandung vitamin dan mineral seperti vitamin B1, asam folat, vitamin B12, zat besi, dan seng dalam jumlah tertentu per 100 gram. Mentan memperkirakan potensi kerugian konsumen mencapai Rp 71,9 triliun, dengan asumsi konsumsi beras premium yang beralih ke fortifikasi. Biaya produksi tambahan untuk fortifikasi hanya sekitar Rp 700-1.000 per kg, sehingga harga seharusnya bisa lebih rendah dari beras premium.
Pengujian laboratorium sedang dilakukan untuk memastikan kualitas beras fortifikasi, dengan 3 lab sudah menghasilkan data bahwa 80% produk tidak sesuai standar. Kementerian Pertanian berencana menindaklanjuti temuan ini untuk melindungi konsumen dan menjaga integritas program fortifikasi pangan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 20.47
BGN Setuju Usul MBG Pakai Beras Fortifikasi Demi Cegah Gejolak Harga
ANTARA News · 31 Juli 2026 pukul 15.21
Mentan Amran: 80 persen temuan beras fortifikasi tak sesuai standar
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 16.02
Mentan Amran Bongkar Permainan Mafia Beras Fortifikasi, Dijual Rp 42 Ribu per Kg
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 10.45
Amran Bongkar Modus Penyimpangan Beras Fortifikasi, Konsumen Dirugikan
Berita terkait
Bapanas Selidiki Alasan Beras Fortifikasi Dijual Mahal
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 17.53
Respons Mendag soal Temuan 80% Beras Fortifikasi Tak Sesuai Standar
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 05.45
Siap-Siap Beras Fortifikasi Ini Kena Sanksi, Begini Rencana Kemendag
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 17.30
Di Tengah Heboh Beras Fortifikasi Bermasalah, Ini Harganya di Ritel
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 17.35