Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Mentan Amran: 80 persen temuan beras fortifikasi tak sesuai standar

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa sekitar 80 persen beras fortifikasi yang beredar di Indonesia tidak memenuhi standar mutu setelah dilakukan pengujian laboratorium. Temuan ini berdasarkan hasil pemeriksaan sampel dari berbagai daerah yang diuji oleh minimal tiga laboratorium dari keseluruhan hingga 10 lab yang dilibatkan pemerintah.

Beras fortifikasi merupakan beras yang diperkaya vitamin untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat berpenghasilan rendah dan kelompok rentan stunting. Harga semestinya tidak jauh berbeda dengan beras medium, yaitu sekitar Rp8.000 per kg. Namun, kenyataannya beras tersebut dipasarkan dengan harga jauh lebih tinggi, rata-rata Rp22.665 per kg, bahkan ada yang mencapai Rp42.000 per kg meskipun kualitasnya tidak sesuai standar fortifikasi.

Amran menilai harga tersebut tidak masuk akal karena banyak produk yang dijual sebagai beras fortifikasi ternyata tidak memenuhi standar teknis berdasarkan hasil laboratorium. Pemerintah terus memperkuat dasar ilmiah pengawasan dengan melibatkan banyak laboratorium dalam proses pemeriksaan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait