Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Meski Up dan Down, Pasar Modal RI Sukses Serok Dana Rp 125 T hingga Juni

Menteri Keuangan Juda Agung menyatakan pasar modal Indonesia tetap kuat meskipun mengalami fluktuasi dalam beberapa bulan terakhir. Sepanjang semester I-2026, pasar modal RI berhasil menghimpun dana lebih dari Rp 125 triliun, dengan jumlah investor mencapai 28 juta. Hal ini disampaikan dalam acara Peringatan HUT ke-49 Pasar Modal Indonesia dan Peluncuran Produk ETF Emas pada Senin (10/8/2026).

Meski capaian tersebut positif, Juda mengingatkan semua pemangku kepentingan agar tidak berpuas diri. Ia menekankan perlunya memperdalam pasar modal Indonesia dengan memperluas basis investor, menambah keragaman instrumen, meningkatkan likuiditas, serta memperkuat tata kelola. Pemerintah menyambut baik agenda reformasi yang dijalankan OJK dan Bank Indonesia, mencakup penguatan likuiditas, transparansi, tata kelola, dan pendalaman pasar melalui rencana aksi percepatan reformasi integritas pasar modal.

Juda juga menilai peluncuran ETF Emas sebagai langkah konkret dan strategi positif, sejalan dengan meningkatnya minat global terhadap ETF berbasis emas. ETF Emas adalah instrumen investasi berupa reksa dana atau sekuritas yang diperdagangkan di bursa saham dan dirancang untuk melacak pergerakan harga emas.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait