Meski Up dan Down, Pasar Modal RI Sukses Serok Dana Rp 125 T hingga Juni
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Juda Agung menyatakan pasar modal Indonesia tetap kuat meskipun mengalami fluktuasi dalam beberapa bulan terakhir. Sepanjang semester I-2026, pasar modal RI berhasil menghimpun dana lebih dari Rp 125 triliun, dengan jumlah investor mencapai 28 juta. Hal ini disampaikan dalam acara Peringatan HUT ke-49 Pasar Modal Indonesia dan Peluncuran Produk ETF Emas pada Senin (10/8/2026).
Meski capaian tersebut positif, Juda mengingatkan semua pemangku kepentingan agar tidak berpuas diri. Ia menekankan perlunya memperdalam pasar modal Indonesia dengan memperluas basis investor, menambah keragaman instrumen, meningkatkan likuiditas, serta memperkuat tata kelola. Pemerintah menyambut baik agenda reformasi yang dijalankan OJK dan Bank Indonesia, mencakup penguatan likuiditas, transparansi, tata kelola, dan pendalaman pasar melalui rencana aksi percepatan reformasi integritas pasar modal.
Juda juga menilai peluncuran ETF Emas sebagai langkah konkret dan strategi positif, sejalan dengan meningkatnya minat global terhadap ETF berbasis emas. ETF Emas adalah instrumen investasi berupa reksa dana atau sekuritas yang diperdagangkan di bursa saham dan dirancang untuk melacak pergerakan harga emas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 10 Agustus 2026 pukul 20.20
OJK: ETF Emas Ditopang Emas Fisik Bernilai Setara
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 14.34
BEI Rilis ETF Emas, Alternatif Instrumen Baru Bagi Investor Pasar Modal Indonesia
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 12.19
ETF Emas RI Resmi Diluncurkan
CNN Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 21.20
Kemenkeu Minta Pasar Modal Biayai 91 Persen Investasi RI 2027
Berita terkait
Seluk Beluk ETF Emas, Cara Beli hingga Risikonya
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 09.00
Wamenkeu Tekankan Kepercayaan Publik Faktor Utama Pengembangan ETF Emas
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 17.15
OJK Sebut ETF Emas Buka Akses Investasi Inklusif
Liputan6.com · 10 Agustus 2026 pukul 16.00
Kabar Baik! Bos DJP Bakal Bebaskan Pajak ETF Emas
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 15.35