Moody's Downgrade Outlook Bayan Resources Jadi Negatif, Ini Alasannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Moody's mengubah prospek peringkat PT Bayan Resources (BYAN) dari stabil menjadi negatif pada 18 September 2026, tetapi tetap mempertahankan CFR Ba1. Perubahan prospek didasari ketidakpastian regulasi terkait alokasi kuota produksi batubara. Pada 14 September 2026, Bayan menyatakan force majeure karena keterlambatannya dalam mendapatkan persetujuan pemerintah untuk revisi kuota produksi tahunan. Tanpa kuota yang direvisi, produksi Bayan diproyeksikan menurun dari 68 juta MT (2025) menjadi 39 juta MT (2026), menyebabkan EBITDA turun dari US$1,1 miliar menjadi sekitar US$700 juta. Jika kuota tidak disetujui, EBITDA 2027 diperkirakan hanya US$400-500 juta dengan harga US$48/MT. Meski demikian, metrik kredit Bayan tetap kuat dengan rasio utang/EBITDA <0,5x dan neraca bebas utang. Prospek dapat kembali stabil jika Bayan konsisten memperoleh alokasi kuota. Penurunan peringkat dapat terjadi jika gangguan operasional mempengaruhi produksi, laba, atau likuiditas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 08.15
Moody’s Turunkan Outlook Bayan Resources (BYAN) Jadi Negatif, Ini Penyebabnya?
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 14.01
ESDM Ungkap Alasan Belum Terbitkan Persetujuan RKAB Bayan
Berita terkait
Bayan Force Majeure Gegara RKAB Habis, ESDM Buka Suara
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 09.00
RKAB Belum Terbit, BYAN Umumkan Kondisi Kahar
Detik.com · 15 September 2026 pukul 14.27
Bayan Umumkan Alami Force Majeure di Tengah Isu Haji Isam Borong Saham
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 13.22
Saham Bayan Resources (BYAN) Anjlok Tajam akibat Force Majeure 3 Anak Usaha
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 11.18