PDPI Peringatkan Bahaya Asap Partikel Halus PM2.5 Picu Radang Paru
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) memperingatkan bahaya asap partikel halus PM2.5 dari Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang dapat memasuki alveolus paru, memicu peradangan sistemik, dan menyebabkan radang paru. Paparan PM2.5 berpotensi menyebabkan serangan asma, ISPA, kanker paru, penurunan fungsi paru, dan gangguan jantung. PDPI merekomendasikan masyarakat untuk memantau kualitas udara via ISPU, menggunakan masker N95/KN95, menutup ventilasi rumah, dan menggunakan air purifier. Petugas pemadam karhutla harus memakai respirator N95/FFP2, melakukan rotasi personel, serta memantau kualitas udara secara berkala di posko komando.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 5 September 2026 pukul 21.49
Pakar Ungkap Bahaya Partikel Mikro dari Karhutla yang Mengganggu Paru-Paru
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 14.36
Hujan Asam Pasca-Karhutla: Ketika Bencana Tak Benar-Benar Selesai saat Asap Mereda
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 14.30
PBB Buka Suara soal Karhutla dan Cuaca Panas, Blak-blakan Bilang Begini
ANTARA News · 7 September 2026 pukul 11.20
IAKMI: Upaya kolaboratif pencegahan perlu diperkuat tangani kathutla
Berita terkait
Waspada Polusi! Udara Jakarta Rabu Pagi 9 Kali Lebih Kotor dari Standar WHO
Media Indonesia · 2 September 2026 pukul 07.09
Kemenkes ambil langkah komprehensif cegah dampak karhutla pada lansia
ANTARA News · 1 September 2026 pukul 22.33
Waspada Polusi Pagi Ini! Udara Jakarta Masuk 10 Besar Terburuk di Dunia
Media Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 06.16
Ahli Peringatkan Ibu Hamil, Ini Bahaya Hirup Asap Karhuta bagi Janin
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 15.43