Pengembangan Investasi Gas Domestik Butuh Kepastian Keekonomian
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengembangan investasi gas domestik di Indonesia membutuhkan kepastian keekonomian sebagai faktor utama. Menurut praktisi migas Benny Lubiantara, ketersediaan sumber daya dan cadangan gas saja tidak cukup; infrastruktur dan pasar yang memungkinkan produksi, penyaluran, dan absorpsi gas secara berkelanjutan sangat penting. Pendekatan Infrastructure-Led Exploration menjadi strategi relevan untuk mempercepat monetisasi temuan gas, terutama di wilayah yang belum banyak dieksplorasi dengan risiko dan investasi yang lebih besar. Kepastian keekonomian juga dipengaruhi oleh kemudahan berusaha, kepastian regulasi, serta keseimbangan harga antara konsumen dan produsen agar kompetitif bagi industri pengguna tetapi memberikan keekonomian yang memadai bagi produsen. Tanpa keseimbangan tersebut, pengembangan lapangan baru dan investasi infrastruktur berisiko tertunda.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 10.30
DSI Ungkap Potensi Optimalisasi Ekspor SDA hingga Rp88,4 T per Tahun
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 17.05
Bisnis Data Center RI Meledak, 4 Emiten Ini Paling Siap Menangkap Cuan
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 17.00
Bukan Soal Cadangan, Pemanfaatan Gas Domestik Butuh Infrastruktur dan Kepastian Pasar
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 12.00
Airlangga Ungkap Deretan 'Mesin' yang Bakal Pacu Ekonomi RI 6%
Berita terkait
Kerja Sama Indonesia-Tiongkok di CIEIE 2026 Dorong UMKM Melesat
JawaPos · 24 Agustus 2026 pukul 20.33
Cipung jadi Komisaris Utama DSI, Siap Optimalisasi Nilai Ekspor Indonesia hingga USD 5 Miliar
JawaPos · 24 Agustus 2026 pukul 20.19
IEU-CEPA Buka Pasar Eropa, Pengusaha RI Bidik Peluang Ekspor
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 17.25
RI Dorong Ratifikasi IEU CEPA, Perbesar Peluang Ekspor ke Eropa
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 14.40