Kerugian Lingkungan Karhutla Capai Rp5,3 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Potensi kerugian lingkungan hidup akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada periode 2023-2025 mencapai Rp5,30 triliun. Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) mas masih memproses 32 perkara terkait dugaan pelanggaran lingkungan ini. Deputi Penegakan Hukum KLH/BPLH Irjen Pol Rizal Irawan menyatakan bahwa nilai kerugian tersebut menjadi dasar pemerintah untuk memperkuat penegakan hukum terhadap pihak yang diduga bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan akibat karhutla. Penanganan perkara dilakukan melalui tiga jalur: sanksi administratif, sengketa lingkungan hidup atau gugatan perdata, dan proses pidana yang ditangani oleh penyidik Polri.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 01.00
Polda Kalbar Tetapkan 5 Tersangka Kasus Karhutla
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 07.34
Kondisi Kebakaran Hutan Papua Barat, 5 Titik Api Masih Menyala
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 01.29
Karhutla Berulang Berpotensi Turunkan Kepercayaan Investor Global
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 00.24
Pemerintah Siagakan 1.425 Relawan Tangani Kebakaran Hutan
Berita terkait
Polda Jambi Tetapkan 10 Tersangka Kasus Karhutla
VOI · 29 Agustus 2026 pukul 14.21
Tersangka Karhutla di Bareskrim Bertambah Jadi 89 Orang, Seluruhnya Perorangan
JawaPos · 29 Agustus 2026 pukul 11.30
Karhutla di Riau Lahap 904 hektare, Mayoritas Tersangka Disebut Bermotif Buka Lahan Sawit dan Holtikultura
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 22.43
Jumlah Tersangka Karhutla Naik, Polri Tetapkan 89 Orang
Media Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 16.47