Prabowo Belajar dari India soal Optimalisasi Aset Negara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keinginan untuk mempelajari kebijakan India dalam mengoptimalkan aset negara melalui model National Monetisation Pipeline, di mana swasta diberi ruang mengoperasikan aset publik yang telah dibangun, sementara kepemilikan tetap berada di tangan negara. Hal ini disampaikan dalam Rapat Paripurna DPR RI dan Penyampaian Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Jumat (14/8). Prabowo menekankan bahwa aset BUMN seperti tanah, gedung, jaringan, kawasan, dan fasilitas yang belum dimanfaatkan optimal dapat dikelola bersama swasta untuk meningkatkan efisiensi dan inovasi. Skema ini akan dilaksanakan secara terbuka, kompetitif, dan akuntabel, dengan tetap menjaga kepemilikan strategis negara. Sebagai contoh, pengelolaan bandara yang belum maksimal dapat diberikan kepada swasta, termasuk integrasi dengan sektor penerbangan, perhotelan, dan pengelolaan bandara untuk menciptakan nilai tambah. Pemerintah juga telah menutup 290 BUMN yang dinilai tidak produktif dan menargetkan paling banyak 300 BUMN produktif pada akhir 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 20.51
Akademisi Dukung Rencana Presiden Prabowo Beri Bintang Kehormatan untuk Pimpinan Danantara
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 19.30
Prabowo Usul Pengadilan Ad Hoc BUMN, Dasco: Terlalu Bersemangat
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 14.57
Mensesneg: Wacana Amnesti Petinggi BUMN untuk Benahi Tata Kelola •
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 08.25
Prabowo Puji Kinerja BUMN: Dividen Naik Terus Tanpa PMN
Berita terkait
KPK Respons Wacana Pengadilan Ad Hoc BUMN yang Diusulkan Prabowo
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 15.08
Prabowo Beberkan Sederet BUMN yang Labanya Meledak!
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 05.55
Pidato Kenegaraan Prabowo Dinilai Konkrit Tunjukkan Arah Pemerintahan
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 05.14
DPR Kaji Usulan Presiden Prabowo Soal Pembentukan Pengadilan Ad Hoc BUMN
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 23.35