PSI Ungkap Ijazah Pendidikan Terakhir Gibran Tak Setara dengan SMK
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membantah klaim bahwa ijazah pendidikan terakhir Gibran Rakabuming Raka tidak setara dengan SMK. Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie menjelaskan bahwa Gibran melanjutkan pendidikannya setelah menyelesaikan UTS Insearch di Australia. Menurutnya, Gibran melanjutkan ke MDIS, mendapatkan certificate advance diploma, lalu melanjutkan ke jenjang Bachelor. Grace menegaskan bahwa riwayat pendidikan Gibran tidak bisa dipotong hanya pada satu tahap pendidikan di UTS Insearch. Ia juga menanggapi kritik terhadap keterangan Kedutaan Besar Indonesia di Singapura dan Australia yang menyatakan tidak menyimpan dokumen akademik Gibran. Grace menilai logika yang menyimpulkan bahwa tidak adanya dokumen berarti Gibran tidak pernah bersekolah di negara tersebut sebagai sesuatu yang tidak masuk akal. Polemik ini menjadi bagian dari perkara nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026 di Mahkamah Konstitusi terkait syarat pendidikan Gibran sebagai calon wakil presiden berdasarkan Pasal 169 huruf r UU Pemilu. Beberapa pihak meminta pengadilan untuk mendiskualifikasi Gibran karena dinilai tidak memenuhi syarat pendidikan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 4 Oktober 2026 pukul 19.50
Rullyandi: Perkara Gugatan Ijazah Gibran di MK Semestinya Tak Dapat Diterima
CNN Indonesia · 4 Oktober 2026 pukul 17.16
PSI Bela Gibran soal Gugatan di MK: Ijazah Ini Kapan Selesainya ya?
Berita terkait
PSI Sebut Ijazah Gibran Tak Bisa Dinilai Pakai Standar Pendidikan di Indonesia
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 13.15
Kapan Pembacaan Putusan Sidang Ijazah Gibran? Hakim MK Bilang Begini
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 06.35
Terungkap di Sidang MK! KBRI Singapura-Australia Tak Punya Arsip Pendidikan Gibran
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 14.13
Mahfud MD Buka Suara Soal Ijazah Gibran: Surat Kesetaraannya Tidak Sah dan Cacat Hukum!
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 11.21