Puan Tak Teken Surat Komitmen RUU Perampasan Aset, Hasto: PDIP Tak Perlu Diragukan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua DPR RI Puan Maharani tidak menandatangani surat komitmen pengesahan RUU Perampasan Aset. Hal ini memicu keraguan terhadap komitmen PDIP. Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa ketiadaan tanda tangan Puan tidak merupakan pengukuran komitmen PDIP. Ia menyatakan PDIP proaktif dalam menyelesaikan RUU. Hasto juga mengaitkan pemberantasan korupsi sebagai bagian dari sejarah PDIP yang lahir dari perjuangan melawan KKN selama 32 tahun Soeharto. Ia menambahkan bahwa KPK lahir pada masa kepemimpinan Megawati Soekarnoputri. Hasto menilai keberhasilan pemberantasan korupsi bergantung pada komitmen penyelenggara negara, kepemimpinan nasional, dan aparat penegak hukum yang harus dibangun supremasi hukum.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 16.51
PDIP Respons Puan Tak Teken Surat Komitmen RUU Perampasan Aset Botok Pati dkk
JPNN.com · 28 Agustus 2026 pukul 15.03
DPR Sudah Tentukan Tenggat RUU Perampasan Aset, Pengamat Ingatkan Hal Penting
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 15.47
Puan Optimis RUU Perampasan Aset Rampung Desember 2026
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 15.29
Puan Tegaskan DPR Terbuka Tampung Aspirasi Rakyat
Berita terkait
Isi Lengkap Surat Komitmen DPR soal RUU Perampasan Aset, Tanda Tangan Puan Dicari
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 07.15
Puan Tak Teken Surat RUU Perampasan Aset, Hasto: PDIP Tak Perlu Diragukan
Warta Ekonomi · 29 Agustus 2026 pukul 12.00
Mahfud MD Respon soal Puan Tak Tanda Tangan Surat Komitmen RUU Perampasan Aset
Warta Ekonomi · 29 Agustus 2026 pukul 08.00
Puan Tak Tanda Tangan Surat Komitmen RUU Perampasan Aset, Hasto: DPR Kolektif-Kolegial
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 17.26