Rupiah Melemah Dekati 18.000 Tersengat Potensi Pengetatan Kebijakan The Fed
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3337093/original/010245400_1609328702-20201230-Rupiah-Ditutup-Menguat-2.jpg)
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah tipis, ditunjukkan oleh penurunan tiga poin atau 0,02% menjadi Rp17.981 per dolar AS pada penutupan perdagangan Selasa (29/9/2026). Kurs JISDOR Bank Indonesia juga turun ke Rp17.998 dari Rp17.965. Penurunan ini dikaitkan dengan potensi pengetatan kebijakan moneter The Fed, didorong oleh kenaikan suku bunga 25 basis poin pada September dan peluang 70% kenaikan suku bunga pada Oktober. Analis menyatakan bahwa tingginya harga minyak dan pernyataan bernada hawkish dari para pejabat The Fed memicu ketidakpastian pasar. Pasar juga menantikan data ekonomi AS minggu ini, termasuk inflasi PCE, ISM Manufacturing PMI, dan laporan Nonfarm Payrolls yang dapat memengaruhi kebijakan moneter. Selain itu, perundingan damai antara AS dan Iran juga mempengaruhi sentimen pasar, dengan proposal tujuh hari Iran yang mencakup penghentian konflik dan pencairan aset senilai miliaran dolar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 09.26
Rupiah Jebol Level Rp18 Ribu per Dolar AS Pagi Ini
ANTARA News · 28 September 2026 pukul 10.19
Rupiah melemah seiring data penjualan barang tahan lama AS lebih kuat
JawaPos · 28 September 2026 pukul 07.15
Dibayangi Sikap Hawkish The Fed dan Data Ekonomi AS, Rupiah Berpotensi Tertekan
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 18.20
Dolar Sentuh Rp 18.000, BI Rate Bisa Naik Bulan Depan?
Berita terkait
Rupiah Melemah Tergerus Sentimen Global, BI Siap Intervensi Pasar
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 12.15
Rupiah Melemah Dekati 18.000 per Dolar AS, Analis Ungkap Penyebabnya
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 10.40
Top 3: Rupiah Hampir Tembus 18.000 per Dolar AS
Liputan6.com · 26 September 2026 pukul 07.00
Video: Rupiah Dekati Rp 18.000/USD,Langkah Stabilisasi BI Sudah Cukup?
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 16.15