Rupiah Selasa ditutup melemah ke Rp17.862 imbas kenaikan harga minyak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nilai tukar rupiah melemah 0,36 persen menutup di Rp17.862 per dolar AS pada Selasa, dipengaruhi oleh kenaikan harga minyak akibat ketegangan AS-Iran. Analis Bank Woori Saudara Rully Nova menjelaskan kenaikan harga minyak Brent 2,4 persen ke 90,60 dolar AS per barel dan WTI 2,2 persen ke 84,20 dolar AS per barel memicu tekanan pada rupiah. Ketegangan ini muncul setelah Presiden AS Donald Trump menutup kemungkinan perpanjangan perjanjian dengan Iran, meningkatkan kekhawatiran eskalasi di Selat Hormuz, jalur vital perdagangan minyak global. Rully menyampaikan kenaikan minyak di atas asumsi APBN (70 dolar AS per barel) berisiko memicu defisit fiskal, mengingat kondisi ekonomi belum solid. Di sisi lain, pasar menantikan keputusan Bank Indonesia pada Rapat Dewan Gubernur 18-19 Agustus 2026, yang diperkirakan tidak mengubah suku bunga acuan, sementara JISDOR Bank Indonesia juga melemah ke Rp17.856 per dolar AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 18.29
Harga Minyak Melambung, Rupiah Ambruk 64 Poin
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 16.37
Rupiah Melemah ke Rp17.862 per Dolar AS, Tertekan Kenaikan Harga Minyak
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 16.20
Rupiah Kembali Tertekan, Konflik AS-Iran dan Harga Minyak Jadi Pemicu
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 09.51
Rupiah Menguat Pagi Ini Usai BI Rate Ditahan
Berita terkait
Meneropong Arah Rupiah Pekan Depan di Tengah Sentimen Geopolitik
Liputan6.com · 27 September 2026 pukul 14.05
BI Ungkap 3 Biang Kerok Nilai Tukar Rupiah Melemah
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 13.10
Rupiah Tertekan Sentimen Global dan Impor Valas, Begini Strategi BI
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 12.30
Rupiah Hari Ini Anjlok, BI Buka-bukaan soal Faktor Global
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 12.09