Satgas BLBI Berakhir, Suahasil Tetap Lanjutkan Penagihan ke Obligor
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9354957/original/027636900_1790067368-IMG-20260922-WA0020.jpg)
Kementerian Keuangan melanjutkan penagihan kewajiban obligor dan debitur Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) meskipun Satgas BLBI telah berakhir pada akhir 2024. Fungsi eksekusi kini dialihkan kepada Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) dan Panitia Urusan Piutang Negara (PUPN) dengan payung hukum PP Nomor 4 Tahun 2026.
Strategi penagihan aktif meliputi penyitaan, pemblokiran aset, dan koordinasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH). Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan bahwa pelunasan utang obligasi BLBI senilai Rp 218,3 triliun tidak menghapus hak tagih negara. Hasil pengembalian aset akan dialokasikan untuk kemaslahatan masyarakat melalui APBN.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 15.56
Satgas BLBI Bubar, Suahasil Lanjut Kejar Sisa Utang Para Obligor
ANTARA News · 22 September 2026 pukul 15.32
Kemenkeu lanjutkan kerja Satgas BLBI yang telah berakhir
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 15.15
Satgas BLBI Berakhir, Kemenkeu Lanjutkan Penagihan melalui DJKN dan PUPN
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 18.30
Suahasil soal Utang BLBI Rp218 T Lunas: Hak Tagih Obligor Tetap Ada
Berita terkait
Begini Strategi Suahasil Kejar Sisa Utang Obligor BLBI
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 18.20
Di Istana Merdeka, Suahasil Umumkan Utang BLBI Lunas
Detik.com · 22 September 2026 pukul 14.13
Populer: Pelantikan Pejabat Kemenkeu Sah; Rencana Olah Batu Bara Jadi BBM
kumparan · 22 September 2026 pukul 05.00
Hardjuno Kritik Istilah BLBI Lunas, Minta Pemerintah Buka Total Beban Negara
JPNN.com · 21 September 2026 pukul 21.10