Skandal Rp650 Juta: Mahasiswa Bayar Mahal, Tetap Gagal Masuk Kedokteran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap skandal pemerasan Rp650 juta dalam penerimaan mahasiswa baru Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Norman Arie Prayogo, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, diduga meminta uang melalui perantara swasta Dian Mulia Wardhana dan Adhi Wiharto. Meski uang sudah dibayar, calon mahasiswa tetap tidak lolos seleksi. Skema pengembalian dana dilakukan melalui proyek pengadaan kanopi, renovasi kantin, dan pengecatan gedung oleh CV Mulyono. Enam tersangka, termasuk Rektor Akhmad Sodiq, ditetapkan KPK melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada 20 Agustus 2026 dengan penyitaan uang tunai Rp665 juta dan saldo rekening Rp99 juta. Para tersangka dijerat dengan pasal korupsi danKUHP.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 20.30
Apa Orang Tua Mahasiswa Bakal Dikejar KPK Buntut Kasus Rektor Unsoed?
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 12.09
Selain FK Unsoed, Jual Beli Kursi Juga Terjadi di Fakultas Perikanan dan Hukum
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 11.45
KPK Ungkap Dugaan Pemerasan Maba Jalur Mandiri Unsoed Sudah Berlangsung Lama
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 08.42
KPK: Rektor Unsoed Minta Orang Tua Calon Maba Fakultas Kedokteran Siapkan Rp650 Juta
Berita terkait
Nasib Mahasiswa Unsoed: Setor Uang Fantastis, Rektor Dibekuk KPK
Warta Ekonomi · 23 Agustus 2026 pukul 02.30
KPK: Dugaan Pemerasan Rektor Unsoed Tak Hanya ke Calon Mahasiswa FK
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 08.40
Tampang Rektor Unsoed Kini Pakai Rompi Oranye KPK
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 08.23
Kasus Rektor Unsoed, KPK Jelaskan Alasan Ortu Pemberi Uang Tak Jadi Tersangka
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 02.46